Wayang Orang Bharata Kembali Gelar Pertunjukan Online

Setelah beberapa waktu lalu dapat sambutan cukup baik, Wayang Orang Baratha kembali menggelar pertunjukan online sebagai wujud eksistensinya selama pandemi COVID-19. Kali ini pertunjukan yang dipersembahkan berlakon Gatot Kaca Senopati.

Adapun pertunjukan online ini digelar dalam dua hari, yakni Sabtu (15/8/2020) pukul 19.30 di YouTube Channel WO Bharata Offical dan Minggu (16/8/2020) di YouTube Channel IndonesiaKaya. Seperti biasa, kali ini Wayang Orang Bharata juga bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Bhakti Budaya Djarum Foundation, Pertamina, dan Dinas Kebudayaan.

Sebelumnya, Paguyuban Seniman Wayang ORang Bharata menghadirkan lakon bertajuk Siarning Pagebluk yang ditampilkan di platfrom Zoom, Sabtu (27/6/2020). Lakon ini menjadi pertunjukan wayang orang pertama di Indonesia yang dihadirkan secara online.

Bahkan, MURI (Museum Rekor Indonesia) menganugerahi Pertamina selaku inisiator sebagai penyelenggara pertunjukan wayang orang pertama di Indonesia. Bahkan, dari sisi antusiasme, pertunjukan ini terbilang sukses karena ditonton lebih dari 1.000 orang baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Sama halnya dengan pertunjukan online perdananya, pada lakon Gatot Kaca Senopati juga dibuka donasi online yang ditujukan untuk para seniman yang terdampak COVID-19. Adapun nomor rekeningnya adalah BCA 5230316009 a/n Paguyuban Wayang Orang Bharata.

Yuk, dukung terus karya seniman kita untuk tetap eksis selama pandemi COVID-19. Jangan lupa berikan donasi seiklasnya ya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Berhenti

Baca yang lain

Kenapa Seni Harus Bertahan di Tengah Pandemi?

Banyak yang nyinyir ketika ada program Bantuan Sosial (Bansos) bagi pekerja seni. “Yang terkena dampak pandem kan bukan cuma seniman, tapi banyak rakyat menengah ke

Masker sebagai Karya Seni, Kenapa Tidak?

Hei, korban positif Covid-19 sudah nyaris  menuju ke angka 30 juta di sentero dunia. Indonesia saja sudah lebih dari 200.000. Itu baru yang terdata, bagaimana

Pertama Kali Tampil Digital, Musim Seni Salihara

Kondisi pandemi cukup sudah membuat seniman mandeg, kini saatnya kembali berkarya. Komunitas Salihara paham betul ini, sehingga akan segera adakan gelaran Musim Seni Salihara secara